Gerak Cepat LKPP Dorong Percepatan Implementasi Katalog Sektoral

Sekretaris Utama LKPP Robin Asad Suryo Memberikan Paparan Dalam Audiensi Dengan Kementerian ATR/BPN

Jakarta – Percepatan penayangan produk pada Katalog Elektronik Sektoral di lingkungan kementerian/lembaga terus digencarkan. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai Lembaga yang menyusun kebijakan tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, memberikan pendampingan agar percepatan peningkatan penggunaan PDN dan penayangan produk pada Katalog Elektronik Sektoral dapat terlaksana.

Sekretaris Utama LKPP Robin Asad Suryo bersama Direktur Pengembangan Sistem Katalog Yulianto Prihhandoyo dan Direktur Advokasi Pemerintah Pusat M. Aris Supriyanto melakukan Audiensi Ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), untuk membahas strategi percepatan Implementasi Inpres 2/2022 untuk meningkatkan pengunaan produk dalam negeri dan penayangan produk pada Katalog Elektronik Sektoral pada Senin (20/9).

Robin menyampaikan berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP), Kementerian ATR/BPN memiliki potensi yang besar dalam memanfaatkan produk dalam negeri (PDN). Melihat besarnya potensi penyerapan anggaran tersebut serta mempercepat proses pengadaan barang/jasa, Robin menyarankan agar Kementerian ATR/BPN dapat memanfaatkan Katalog Sektoral yang dikelolanya. Strategi percepatan implementasi Katalog Sektoral Kementerian ATR/BPN diperlukan agar pengadaan dapat segera dilaksanakan. 

Pemanfaatan teknologi digital dalam pengadaan barang/jasa pemerintah seperti Katalog Elektronik dapat mempermudah pelaksanaan pengadaan pemerintah baik dari sisi penyedia maupun pemerintah khususnya untuk pengadaan melalui e-purchasing. “Berdasarkan Pola penyerapan anggaran K/L/PD baru aktif/ tinggi pada periode akhir tahun, dan kondisi tersebut tidak kondusif sehingga diharapkan K/L/PD dapat aktif melakukan pengadaan sepanjang tahun.” Kata Robin.

Robin menyampaikan jumlah penayangan produk pada Katalog Sektoral Kementerian ATR/BPN dapat ditingkatkan agar semakin banyak penyedia yang bergabung dan memperbanyak variasi produk yang tayang sehingga transaksi e-purchasing meningkat.

“Saat ini jumlah etalase pada Katalog Elektronik Sektoral Kementerian ATR/BPN sebanyak 7 etalase dengan jumlah produk 604 dengan produk PDN dengan TKDN sejumlah 118 produk.” Ungkap Robin.

Strategi pertama yang perlu dilakukan untuk mempercepat implementasi katalog sektoral adalah mengajak pelaku usaha binaan/mitra kementerian ATR/BPN untuk on boarding di Katalog Elektronik Sektoral.

Langkah lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan membuka kanal konsultasi bagi pelaku usaha yang akan melakukan pendaftaran, memaksimalkan forum komunikasi melalui pesan singkat atau penyampaian data umk binaan/ mitra untuk di blasting menggunakan surat elektroink oleh LKPP.

Strategi yang telah disampaikan oleh LKPP selanjutnya diharapkan dapat membantu Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat implemntasi Katalog Elektronik dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Nantinya, strategi ini dapat direplikasi oleh Kementerian lainnya dalam pengelolaan Katalog Elektronik. (gun)